Ketua ULP Kendal Optimis Maret Sudah Ada Proyek Berjalan
Kamis, 04 02 2016

Kepala bagian Pembangunan Sekreriat Daerah Kendal Hasyim Tri Joko selaku Ketua Unit Lelang Pengadaan (ULP) pemerintah kabupaten optimistis pada bulan Maret mendatang sudah ada kegiatan yang dikerjakan.

Pernyataan Hasyim ini berdasarkan banyaknua paket pekerjaan yang sudah masuk daftar lelang sejak awal Februari ini. "Menang sudah ada yang masuk daftar lelang dari beberapa SKPD,"kata Hasyim, Rabu (3/2/2016).

Beberapa paket yang sudah masuk daftar lelang ke ULP antara lain berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebanyak 4 paket, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptaru) 1 paket, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) 2 paket, RSUD dr Soewondo 1 paket, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 1 paket, dan Dinas Bina Marga 12 paket.

Hasyim menjelaskan, dari paket pekerjaan yang sudah masuk tersebut, tujuh di antaranya adalah jasa konsultasi. Diharapkan, jika bulan Pebruari ini sudah ada yang mulai proses lelang, maka awal Maret sudah ada pemenangnya, sehingga diperkirakan di bulan Maret paket yang telah ada pemenangnya bisa langsung dikerjakan.

Hasyim menjelaskan, waktu tayang lelang sekitar 20-25 hari, sedangkan yang sifatnya lelang jasa konsultasi bisa mencapai dua bulan. Jika peserta lelang cukup banyak, maka akan diambil 3-5 yang penawarannya terendah dengan dokumen lelang yang memenuhi syarat akan dicek atai verifikasi ke lapangan.

Selanjutnya, pihak ULP akan memilih peserta yang dokumen dan persyaratan lengkap dengan harga penawaran terendah. Namun jika yang masuk hanya satu peserta, maka akan dilakukan negosiasi.

"Sesuai Inpres Nomor 1 tahun 2014, jika peserta hanya satu, maka bisa dilakukan dengan negosiasi,"jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kendal Nashri telah menekankan agar di bulan Maret sudah ada pekerjaan yang dilaksanakan. "Kami sudah berkomunikasi dengan Pj Bupati agar Januari lalu sebagai bulan administrasi benar-benar sudah dioptimalkan, sehingga Februari sudah mulai proses lelang, dan Maret sudah bisa dikerjakan," harapnya.

Nashri juga berharap aga semua pekerjaan bisa selesai di bulan Juni, sehingga APBD Perubahan sudah bisa ditetapkan bulan Juli. "Kalau APBD Perubahan ditetapkannya terlambat, misal Oktober, maka sulit untuk bisa mengerjakan, karena waktunya mepet,"katanya. (*)